WhatsApp Image 2026-02-05 at 07.09.55

ngawi.pks.id — Tragedi meninggalnya seorang anak sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuka mata publik tentang wajah kelam kemiskinan ekstrem. Bukan hanya soal kekurangan materi, tetapi juga tekanan psikologis berat yang diam-diam menghimpit anak-anak dari keluarga paling rentan.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka), Eko Yuliarti Siroj, menilai peristiwa ini sebagai bukti nyata bahwa kemiskinan dapat merampas rasa aman, harapan, bahkan harga diri seorang anak. Dugaan bahwa korban mengalami tekanan karena ketidakmampuan orang tua membeli buku tulis menjadi gambaran getir realitas yang masih dialami banyak keluarga miskin ekstrem.

“Ini adalah tragedi yang sangat memilukan. Anak-anak seharusnya tumbuh dengan rasa aman dan penuh dukungan, bukan dibebani rasa bersalah karena kondisi ekonomi keluarga,” ujar Eko dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Rabu (4/2).

Menurutnya, kemiskinan tidak bisa lagi dipahami sekadar sebagai masalah rendahnya pendapatan. Dampaknya menjalar hingga ke akses pendidikan, layanan kesehatan mental, dan pemenuhan hak dasar anak. Ketika kebutuhan sederhana seperti alat tulis tak terpenuhi, tekanan psikologis pada anak bisa menjadi sangat berat.

“Dalam kondisi seperti ini, anak bisa merasa tidak berdaya, minder, bahkan kehilangan harapan akan masa depan. Kemiskinan yang tak tertangani dengan baik berpotensi melahirkan luka psikologis mendalam,” jelasnya.

PKS pun mendorong pemerintah untuk memperkuat program perlindungan sosial dan pendidikan yang benar-benar menyentuh keluarga miskin ekstrem, khususnya di wilayah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur. Bantuan tidak hanya harus bersifat material, tetapi juga disertai pendampingan psikososial yang berkelanjutan.

Selain itu, Eko menekankan pentingnya kehadiran layanan kesehatan mental di sekolah dan komunitas. Guru, tenaga pendamping, serta aparat daerah perlu dibekali kemampuan mendeteksi tanda-tanda tekanan psikologis pada anak sejak dini.

“Perlindungan anak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada jejaring yang kuat antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah agar tragedi seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, PKS mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu melawan kemiskinan ekstrem yang masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi Indonesia.

“Setiap anak berhak bermimpi dan meraih masa depan yang layak. Jangan biarkan kemiskinan mematahkan harapan mereka,” pungkas Eko.

Baja Juga

Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed

PKS Perkuat Tata Kelola Internal, Raih Apresiasi Nasional atas Komitmen Integritas 2026

Rab, 11 Feb 2026 05:32:25am Bali, 11 Februari 2026 — (PKS) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola partai yang profesional dan berintegritas. Hal ini...

PKS Ingatkan Negara Hadir Jaga Stabilitas Harga Pangan Menjelang Ramadan

Sel, 10 Feb 2026 08:14:34am Jakarta — Menjelang bulan suci Ramadan 2026, Dewan Pengurus Pusat menegaskan pentingnya peran negara dalam menjaga stabilitas harga dan...

PKS Tegaskan Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Justru Merugikan Petani Lokal

Sen, 9 Feb 2026 01:37:31pm   ngawi.pks.id — Ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih masih sangat tinggi. Hingga kini, sekitar 96 persen kebutuhan nasional...

Ketika Kemiskinan Mematahkan Harapan: Kisah Tragis Anak SD di NTT

Kam, 5 Feb 2026 12:10:51am ngawi.pks.id — Tragedi meninggalnya seorang anak sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuka mata publik tentang wajah kelam...

Awas! Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Ini 8 Pelanggaran yang Jadi Target Utama

Rab, 4 Feb 2026 01:54:44am ngawi.pks.id -  Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Operasi Keselamatan Semeru 2026 resmi digelar...

Indonesia Juara Dunia Soal Tidur, Ini Fakta Menarik di Balik Kebiasaan Istirahat Warganya

Sel, 3 Feb 2026 04:17:24am   Indonesia kembali mencatatkan prestasi unik di tingkat global. Dalam IKEA Sleep Report 2025, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai...

Darah Warga Gaza Mengalir, PKS Desak BoP Jangan Lindungi Israel

Sen, 2 Feb 2026 04:29:36am ngawi.pks.id— Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam keras serangan militer Israel yang kembali menewaskan warga sipil Palestina di Jalur Gaza,...

Refleksi 1 Abad Nahdlatul Ulama: Khidmat untuk Umat dan Bangsa

Sab, 31 Jan 2026 07:58:28am Peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama bukan sekadar perayaan usia, tetapi sebuah penanda sejarah tentang panjangnya pengabdian ulama dan warga...

2 Nikmat yang Sering Dilalaikan

Sab, 31 Jan 2026 12:54:04am Oleh : Ari Dwi Sulissetiawan, S.Pd بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ السَّلَامُ...

PKS Salurkan Bantuan Banjir Bekasi–Karawang, Legislator dan Relawan Bergerak Serempak

Jum, 30 Jan 2026 01:07:22am ngawi.pks.id — Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang mendorong respons cepat dari Anggota DPR RI Fraksi Partai...